Hallo selamat pagi, siang, sore, malam, tengah malam, subuh, whatever yang penting menyapa,,heheheh udah lama banget saya ga liat ini blog lagi, karena kesibukan yang luar biasa, so dalam tulisan kali ini saya
tidak akan berbicara mengenai kiat-kiat super sukses, atau mungkin
cerita luar biasa inspiratif, atau mungkin tentang terjatuh, galau,
gagal dan lain-lain. Judul ini sengaja dipilih karena mungkin lagi iseng aja,,hahahh Mengapa harus dengan judul itu?
Setiap
orang cenderung berpikir untuk selalu maju ke depan, naik ke atas,
terus bersinar, ingin terkenal, menjadi pusat perhatian, unggul dalam
segala bidang dan segala macamnya. Tapi hanya sedikit dari mereka yang
melihat ke dalam, ingat untuk mundur 1 langkah, berhenti sejenak bahkan
menoleh kebelakang. Mengapa demikian? Simpel jawabannya, karena manusia
tidak pernah puas. Tapi tahukah kamu justru orang yang ’sedikit’ ini
adalah orang yang nantinya akan dicari?
Muter-muter ya
ngomongnya hehehe mari kita langsung bicara real-nya, contohnya begini,
“Dibalik suami yang sukses, ada isteri yang sukses”. Siapa yang tidak
setuju? Mayoritas orang setuju dong (btw sukses yang saya ambil disini
adalah sukses dalam hal materi). Seorang ayah, berpenghasilan ratusan
juta per bulan, punya banyak rumah, apalagi mobil, 5 saja ada, bertemu
banyak pejabat dan petinggi negeri, sering keluar negeri, liburan
keluarga ga ada habisnya. Begitu juga dengan si isteri, pintar luar
biasa, jabatan tinggi, bisnis dimana-mana, cantik jangan ditanya, dll.
Tapi ada 1 hal yang kadang mereka lupakan. Apa? “Melihat ke dalam“.
Banyak yang lupa untuk berkaca ke anak. Apakah anaknya di rumah sudah
mandi, apakah anaknya makan teratur 3 kali sehari, dengan siapa saja
anaknya pergi, jam berapa sampai rumah, apa yang dilakukan sang anak di
sekolah, berapa nilai yang dicapainya bahkan banya anak dari mereka
yang terjerumus narkoba dll. Apa dari segi pembantu dan supir, apakah
mereka sebenarnya betah, apa gaji mereka cukup, mendengarkan supir dan
pembantu bicara, memastikan mereka untuk sehat dan ke dokter, dll. Wah,
hal-hal begini yang biasanya dilupakan oleh kebanyakan orang.
Kita
ambil contoh lain. Anak wanita, cantik luar biasa, otak jangan
diragukan, piala segudang, piagam apalagi, terkenal? So pasti, pacar
sempurna, teman dimana-mana, pokoknya semua hal ia punya. Tapi, orang
begini biasanya lupa akan apa? Ya, jawabannya sama, lupa “melihat ke
dalam“. Mereka lupa bahwa mereka wanita, harus bisa masak, harus bisa
mengurus pekerjaan rumah, lupa untuk membereskan kamar sendiri (padahal
dandan cantik untuk acara besar bisa), lupa kabar adiknya bagaimana,
apakah adiknya kesepian di rumah, apakah nilai adiknya jatuh hanya
karena kakanya tidak peduli, dan lain-lain.
Masih banyak
sebenarnya contoh lain, namun kalau semuanya dijabarkan, saya jadi
merasa bak Mario Teguh, super sekali hehehe kidding, lanjut yah. Nah,
dalam kaitan organisasi, kita ambil contoh dari sisi organisasi ya.
Seorang leader, luar biasa blabblabla, tidak perlu dijelaskan , punya
link super banyak, bertemu orang sejajar setiap harinya, jadwal sama
pejabat aja pejabat kalah, pemeran utama dalam politik kampus dll. Tapi
kadang mereka lupa tentang apa? Ya betul, masih jawaban yang sama,
“melihat ke dalam“. Bagaikan pohon nih, dia rindang di atas, daunnya
lebat, buah banyak, batang kokoh, eeeh saat dicangkul, akarnya keropos
akibat serangan hama. Mereka lupa untuk bergaul dengan bawahannya,
diajak bicara, diajak diskusi, didengarkan keluh kesahnya bahawahnya,
tidak peka terhadapat masalah yang dihadapi bawahannya dll.
So klo kita mau maju kita liat dlu dalam dri kita apakah kita sudah pantas untuk maju???
Sumber : Banyak Deh Kaga keitung banyaknya.. sama saya sendiri binggung..hahahah